Friday, January 02, 2015

Refleksi 2014 & Resolusi 2015

Kredit gambar
Saya hampir tidak bisa merasa senang sama sekali ketika menuliskan postingan ini. Hari ini adalah hari pertama di tahun masehi yang baru, dan saya tidak tahu apa yang sedang saya rasakan. Saya mungkin sedang diam-diam menyesali waktu-waktu yang saya lewatkan tanpa capaian berarti apa pun di tahun lalu. Tapi bagaimanapun juga, saya mensyukuri banyak sekali hal yang saya dapatkan di tahun 2014.
Teritori Dongeng segera berusia dua tahun di 2015. Saya berharap, blog buku ini akan semakin produktif di 2015. Seperti yang sudah saya katakana, ada beberapa hal yang saya sesalkan yang terjadi di 2014, perihal aktivitas membaca dan book-blogging saya.
  • Saya tidak disiplin menuliskan review segera setelah menamatkan sebuah buku
  • Saya menimbun banyak sekali buku yang pada akhirnya, tidak selalu saya baca seketika setelah membelinya
  • Saya kesulitan mengendalikan diri untuk membeli buku-buku yang belum saya butuhkan. Saya hanya berpikir bahwa saya akan membutuhkannya, dan membelinya secara impulsif. Tapi saya bersumpah, saya memang membutuhkan buku-buku itu ^_^
  • Saya seringkali tidak membaca apa pun dalam sehari, padahal saya sudah mencanangkan membaca rutin  50-100 halaman per hari: saat sarapan dan sebelum tidur
  • Saya mengikuti tantangan baca apa pun yang terasa menarik, tanpa mempertimbangkan kemampuan saya   menyelesaikannya
  • Saya membuat target yang terlalu fantastis di Goodreads, dan pada akhirnya menguranginya di detik-detik terakhir pergantian tahun ^_^
  • Saya tidak menjadwalkan pos artikel di blog secara disiplin
  • Saya belum membuat satu pun giveaway event di Teritori Dongeng dan tidak memperingati blogoversary Teritori Dongeng sekali pun. Padahal blogoversary event adalah salah satu upaya apresiasi terhadap diri sendiri yang bisa memacu produktivitas dalam book-blogging (saya bahkan tidak ingat dan sama sekali tidak memikirkan blogoversary Teritori Dongeng, atau baiknya tanggal berapa Teritori Dongeng sebaiknya ditetapkan T.T)
  • Saya belum pernah mengeposkan review film adaptasi buku sama sekali

Sedih rasanya, karena tidak melakukan hal-hal trivial di atas secara optimal. Padahal saya semakin mencintai Teritori Dongeng, dari hari ke hari. Saya berharap, saya bisa memperbaiki hal-hal itu di 2015. Semoga saja, dan saya sangat berharap—dengan sungguh-sungguh dan sepenuh-penuhnya harap—di 2015, saya:
  • Akan langsung mereview sebuah buku, beberapa jam, atau maksimal, dua puluh empat jam setelah membaca sebuah buku
  • Hanya akan membeli buku untuk dibaca secepatnya, atau memburu buku-buku bagus yang mulai langka
  • Akan membaca buku setiap hari, secara disiplin, 25-100 halaman per hari, di waktu-waktu tertentu: saat sarapan pagi, dan sebelum tidur, atau di waktu-waktu senggang yang tidak memungkinkan saya untuk menulis fiksi—seperti, saat mengantri di ATM, bank, dan semacamnya
  • Hanya akan mengikuti tantangan atau proyek baca yang akan membantu saya mencapai target mengurangi timbunan buku tertentu
  • Hanya akan mencanangkan target baca 63 di Goodreads
  • Bisa mengeposkan artikel di blog secara disiplin, minimum dua hari sekali. Jika belum saatnya mengeposkan review tertentu, saya akan mengeposkan opini atau artikel non-review lainnya, seperti liputan tentang taman baca di kotaku, atau aktivitas bookish lainnya di kota sekecil Kendari
  • Bisa menghelat sebuah giveaway event rutinan di Teritori Dongeng dan memperingati blogoversary Teritori Dongeng
  • Akan mulai mengeposkan review film adaptasi buku
  • Bisa membaca reli karya pengarang tertentu atau serial menarik, setiap dua bulan sekali. Untuk tahun ini, saya ingin membaca reli karya pengarang atau serial berikut:
Sebenarnya saya sudah membaca dua buku pertama karya pengarang favorit saya, Khaled Hossaini. Tapi, kedua buku itu belum saya review dengan layak. Jadi, saya ingin membaca ulang keduanya di tahun ini, ditambah buku teranyarnya, And The Mountain Echoed.
c.       Serial J.R.R. Tolkien: The Hobbit & The Lord of The Rings
d.      Serial Harry Potter karya J.K. Rowling
f.        Serial Little Women karya Louisa May Alcott: Little Women, Good Wives, Little Men

Untuk baca reli ini, saya sengaja tidak menetapkan waktu bacanya, karena saya ingin menikmatinya dan membuat aktivitas ini terasa menyenangkan. Saya bisa membaca serial atau karya pengarang tertentu mana saja di bulan apa saja. Tapi, saya akan konsisten membaca sebuah serial atau karya pengarang tertentu secara reli. 
Semoga, resolusi-resolusi ini bisa tercapai di 2015. Sekarang, giliran resolusimu! Ayo, bagikan juga di sini! ^_^

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...