Saturday, August 16, 2014

Sebuah Satir Klasik yang Tidak Ingin Kaulupakan

Judul buku: Pangeran Bahagia
Jumlah halaman: 108 halaman
Penulis: Oscar Wilde
Penerjemah: Risyiana Muthia
Editor : Dian Pranasari
Tahun terbit: April 2011
Penerbit: Serambi
ISBN: 978-979-024-353-8
Harga beli: Rp.12.000,- dari Dojo Comic

Inilah kisah-kisah dongeng yang telah bertahan selama lebih dari seratus tahun, tanpa kehilangan sedikit pun pesonanya. Wilde, dengan kecerdasan dan kejenakaannya telah melahirkan kisah-kisah dongeng klasik yang dapat dinikmati segala kalangan. Anak kecil akan terperangah oleh hal-hal tentang dunia yang baru dimasukinya, dan orang dewasa akan tertawa sekaligus terpesona oleh kemampuan Wilde dalam membuat mereka menertawai kehidupan dan tersentak oleh pesan moral yang begitu bernas dalam setiap kisahnya.
Pangeran Bahagia merangkum lima buah cerita pendek karangan Oscar Wilde: Pangeran Bahagia, Bunga Mawar & Burung Bulbul, Raksasa yang Egois, Teman yang Setia, dan Roket yang Luar Biasa, yang pada abad ke 18-19 telah diadaptasi ke dalam berbagai lakon opera dan sandiwara radio.
Pangeran Bahagia berkisah tentang patung pangeran yang semasa hidupnya tidak pernah mengenal keslitan hidup. Setelah wafat dan diabadikan sebagai patung yang berdiri di ketinggian, barulah ia melihat keadaan seisi kota. Dengan seekor burung walet yang singgah bertengger di tubuhnya, sang Pangeran ingin mendapatkan kebahagiaan. Direlakannya emas yang menyepuh tubuhnya, dan batu-batu permata yang menjadi mata dan perhiasannya, untuk meringankan kehidupan rakyatnya yang miskin. Di akhir kisah, kita akan tercenung sesaat, demi mendefinisikan kebahagiaan kita masing-masing. Di cerita yang lain, kita akan bertemu dengan seekor burung bulbul yang begitu mempercayai cinta. Ia mengorbankan nyawanya demi menciptakan setangkai mawar merah yang dibutuhkan seorang pemuda untuk diberikan kepada gadis jelita dambaannya. Lalu pada kisah Roket yang Luar Biasa, kita akan menikmati cara Wilde mengolok-olok  para megalomanik dengan mempersonifikasi berbagai macam kembang api dan sebuah roket.
Dengan selera humor yang licik, Wilde menampilkan kisah-kisah klasik yang ingin kausimpan selamanya di lemari bukumu, untuk kelak kauwariskan kepada anak-anakmu, atau memperdengarkannya pada mereka sebelum mereka  tidur. Moral yang diusung kisah-kisah Wilde seperti menempatkan sehelai benang emas yang tidak boleh salah saat menenun kain, karena keindahannya akan menentukan harganya. Percayalah, ini adalah kisah-kisah yang tidak ingin kaulupakan.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...