Jumlah halaman: 488 halaman paperback
Penulis: Rainbow Rowell
Penerjemah: Airien Kusumawardhani
Penyunting: Novianita
Penerbit: Spring
Tahun terbit: Desember 2015
ISBN10: 6027150556 (ISBN13: 9786027150553)
Penerjemah: Airien Kusumawardhani
Penyunting: Novianita
Penerbit: Spring
Tahun terbit: Desember 2015
ISBN10: 6027150556 (ISBN13: 9786027150553)
Halo,Kita belum pernah bertemu, tapi aku pria yang bertugas menjalankan kebijakan komputer perusahaan. E-mailmu mendapat tanda bendera merah. Sering sekali. Seharusnya aku mengirimkan surat peringatan kepadamu sama seperti yang kulakukan pada semua orang, tapi aku tidak melakukannya karena membaca E-mailmu membuatku menyukaimu.
Lincoln adalah pemuda dengan lingkar pertemanan yang sempit, kehidupan yang membosankan, dan kesulitan permanen untuk mendapatkan kekasih (hal. 33). Dia bekerja sebagai petugas IT di sebuah kantor berita lokal di Nebraska dan selalu menganggap dirinya tidak menarik. Meski mendapatkan gaji yang lumayan dengan tunjangan kesehatan yang lengkap, Lincoln masih saja tidak begitu puas dengan pekerjaan itu. Menurutnya, dia digaji untuk tidak melakukan apa-apa kecuali mengintip kehidupan orang lain. Sebenarnya, Lincoln bertugas membaca E-mail para karyawan yang terjaring ke dalam filter—karena mengandung kata-kata yang tidak sopan, (bahkan jorok), dan tentunya tidak berhubungan dengan pekerjaan, lalu mengirimkan surat peringatan kepada para karyawan nakal itu (hal. 19). Dan dia hanya bekerja di malam hari, ketika sebagian besar karyawan sudah pulang, sehingga tidak memungkinkannya untuk bergaul dengan mereka.
Sampai suatu ketika, E-mail
dua sahabat—yang merupakan reporter dan copy
editor di The Courier—Beth dan
Jennifer, menjadi bagian dari hidupnya—sehingga terkadang Lincoln berpikir
bahwa kedua perempuan itu adalah temannya. Meski sadar itu bukan bagian dari
pekerjaannya, diam-diam, Lincoln mulai menunggu
E-mail Beth dan Jennifer. Ketika Lincoln akhirnya menyadari bahwa dia telah
jatuh cinta kepada Beth, Lincoln pun memutuskan untuk berhenti membaca E-mail-E-mail
itu, dan membuat pengakuan. Meski dengan begitu, ia harus menghadapi resiko kehilangan
wanita yang disukainya, sekaligus dibenci oleh wanita itu.
Attachments adalah novel debut karya penulis buku young adult laris Eleanor & Park dan Fangirl,
Rainbow
Rowell. Berlatar kantor berita bernama The Courier di akhir tahun 90-an hingga awal tahun 2000-an buku ini
cukup mengejutkan saya karena ternyata ditokohutamai oleh seorang lelaki (saya
tidak ingat apa saya pernah benar-benar membaca sebuah ladlit). Biasanya, buku-buku roman populer akan mengetengahkan
tokoh utama wanita. Meski begitu, pembaca akan sangat mengenal Beth dan
Jennifer melalui E-mail-E-mail mereka: kehidupan pekerjaan mereka, hal-hal yang
mereka temui di hari tertentu, ketakutan-ketakutan, kegelisahan, kesedihan,
amarah, harapan, dan tentu saja, cinta.
Attachments benar-benar buku yang sangat mengikat saya. It’s absolutely a
page-turning read that I couldn’t let my hand out off it. Terlebih ketika
saya mulai mengenal Lincoln. Kecanggungannya, ketidakpercayaandiri-nya (Lincoln
pasti tidak begitu menyukai cermin sehingga dia tidak pernah menyadari
pesonanya), dan ehm, okay… hobinya membaca buku. Tidakkah kalian juga berpikir
bahwa cowok manis yang hobi membaca itu benar-benar supermanis? ^_^ Meski,
sayangnya, saya tidak pernah tahu novel dan komik favorit Lincoln. Tapi ada
banyak sekali referensi film bagus di sini (saya memasukkannya dalam daftar
buruan saya, omog-omong. Karena saya belum menonton satu pun dari film-film
itu, meski saya sudah pernah mendengar beberapa judulnya).
Ini buku pertama di tahun ini yang
membuat saya menendang-nendang ke udara lewat tengah malam. Saya harus mengambil
jeda beberapa saat untuk mengendalikan diri ketika Lincoln mendapati dirinya,
secara tidak langsung, disebut-sebut dalam E-mail antara Beth dan Jennifer. Ini
bukan spoiler, kan? Maafkan saya. Tapi
sulit rasanya berhenti membual untuk
hal-hal yang sangat kita sukai. Attachments memiliki tone yang lembut. Bagi saya, kesannya tidak jauh berbeda dari kesan saya ketika membaca Eleanor and Park (hanya saja kali ini, dalam versi yang lebih dewasa). Ringan, lembut, dan manis. Tiba-tiba saja saya membayangkan permen kapas. Nuansa vintage-nya juga sangat pekat.
Attachments adalah buku roman yang ringan dan
segar. Lucu, menghibur, dengan tokoh-tokoh perempuan yang lucu, cerdas, dan
menyenangkan untuk disimak. Jika saya menjadi
Lincoln, sulit rasanya untuk tidak membaca semua E-mail Beth & Jennifer,
tanpa kecuali. Siapa yang peduli dengan batasan
etika ketika kau bisa tertawa di hari-harimu yang selalu membosankan?
Rasanya, tidak sulit membayangkan bagaimana Lincoln akhirnya jatuh cinta pada Beth
hanya dengan membayangkan wajahnya, tanpa benar-benar melihatnya, setelah mengetahui
pola pikir dan kecerdasannya (hal. 148).
“Ada sesuatu yang sangat romantis tentang hal itu. Semua wanita menginginkan seorang pria yang jatuh cinta pada jiwanya, selain juga penampilannya. Tapi bagaimana kalau ketika kau bertemu dengannya, kai tidak menganggap dia menarik?”“Kurasa aku tidak peduli bagaimana rupa Beth.”
(Percakapan Christine & Lincoln: 238)
Setelah menikmati
Eleanor and Park, saya memutuskan
untuk mencicipi roman Rainbow
Rowell yang
lain. Dan untuk kali kedua ini, pilihan saya jatuh pada Attachments (omong-omong, saya sedang membaca Landlines juga). Saya membaca
versi bahasa Inggris dan terjemahannya. Hanya untuk bersenang-senang dengan rasa bahasa-nya saja (terjemahannya sangat
rapi dan nyaman untuk dibaca. Good job,
Penerbit Spring!). Kekuatan Rainbow
Rowell dalam menulis roman adalah menciptakan karakter-karakter yang realistis, dan kemampuannya
dalam menyampaikan emosi tekstual dengan cara yang filmis. It’s the essential of showing technique in a really good and smooth way!—sehingga lewat penuturan yang sederhana dan ringan, pembaca bisa memvisualisasikan
adegan-adegan romantis dengan nyaris
terasa nyata. Lincoln O'Neill adalah karakter yang sangat familier. Tokoh antihero yang baik hati dan lembut, yang akhir-akhir ini, sulit ditemukan dalam roman-roman populer—yang sedang tren menghadirkan tokoh-tokoh alpha bad boy. Dalam dunia fiksi, karakter bad boy yang menunjukkan sisi lembut ketika jatuh cinta akan tampak sangat menarik. Tapi dalam kehidupan nyata, para gadis hanya menginginkan lelaki seperti Lincoln, yang mudah diajak bicara, sopan, dan sederhana, untuk dikenalkan kepada keluarga mereka. Para gadis akan setuju dengan statement ini. Saya yakin sekali ^_^
Dilatari dapur kantor berita dengan segala kesibukannya,
Attachments tersaji menjadi bacaan yang menyenangkan dan sulit dilepaskan
begitu saja. Sebuah kisah cinta yang membuat kita ingin terus percaya bahwa, cinta
bisa jatuh kepada sosok tidak terlihat. Jadi, jika Anda membutuhkan bacaan
akhir minggu yang manis, lucu, dan sangat menghibur, Anda tahu harus memilih buku
apa.
Untuk Attachments, tiga setengah bintang, pastinya!
![]() |
This pic's remodified by me. Click here to see the source |
Aahh jadi pengen baca..
ReplyDeleteSebenarnya naksir ini itu hari tapi klo mau dipinjmakan ndk nolak lohh, eehh..
Anyway Guy next door pernah baca? Saya suka buku yg kisahnya beremail-emailan gitu, eehh saya kayak introvert yaak hahahahh..
Yo wis, nanti ta'pinjemin yang ini wae, Kak ^_^ Kak Diah mau maen ke Reading Bazzar yang tanggal 8 besok? Ketemu di sana aja. Saya rencana ngelapak juga. Pengin ngenalin klub fiksiku sama khalayak buku di kota ini *huahahah* ^_^
DeleteGuy Next Door belum pernah baca, Kak. Itu terjemahan? Pinjem dong ^_^
Biasanya, "anak hutan" emang introvert, Kak. Gak heran :D
Kayaknya saya punya ini buku, baru beli tapi lupa naruh dimana -_-
ReplyDeleteWoalah... kok bisa nyempil gitu bukunya? Ayo dicari! ^_^
DeletePengen baca :(
ReplyDeleteAyo dibaca.... ^_^
DeleteAttachment karya Rainbow Rowell favorit Hana.. Landline juga seru Mba Amaya :D
ReplyDeleteUrutannya kalau versi Hana:
1. Attachment
2. Landline
3. Eleanor and Park
Yang fangirl, Carry On sama Kindred Spirit belum baca sih Hana :D hehe
penasaran pengen baca
ReplyDelete