Tuesday, April 02, 2013

Perempuan di Titik Nol

 Dituliskan oleh seorang psikiater perempuan, tentang perempuan, keberanian, kebenaran, dan kenyataan.
Hidup itu amat keras. Yang hidup hanyalah orang-orang yang lebih keras dari hidup itu sendiri (page 77)

Saya tak takut apa-apa. Karena selama hidup itu adalah keinginan, harapan, ketakutan kita yang memperbudak kita (page 140)



Perempuan di Titik Nol mengejutkan saya tentang realitas di luar dunia saya yang nyaman. Mengusik saya tentang vonis hitam-putih yang kerap saya dengar dari sekeliling saya, dilontarkan oleh orang-orang abu-abu yang buta warna. Firdaus, terlepas dari hidupnya--yang tidak pernah ia minta dalam doa-doanya--membuka mata saya untuk tidak sembarangan mengarahkan telunjuk kepada siapa pun.      

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...