Thursday, October 14, 2010

Tentang Seorang Ibu yang Kehilangan Putra yang Selalu Berada di Sisinya

Judul buku: Finding Ben
Jumlah halaman: 428 halaman
Penulis: Barbara LaSalle
Penerbit: BIP

Ini satu dari sekian kisah mengharukan yang pernah aku baca. Ditulis dengan apik, emosional dan "menggigit". Finding Ben bukan buku baru. Buku ini pertama kali terbit tahun 2003.
Thanks Ran, for lending me this great book.
Novel terbitan BIP ini ditulis berdasarkan kisah nyata penulisnya, Barbara Lasalle.
Barbara adalah seorang ibu dengan anak yang menderita Syndrom Asperger. Gangguan mental mirip autis namun dengan gejala yang lebih kompleks. Ben, putra pertama Barbara menunjukkan keistimewaan sejak bayi. Ia berbeda. Ben tidak pernah rewel. Ia bayi yang cerdas. Saat anak-anak lain merengek meminta "ini-itu" pada ibunya untuk mencari perhatian, Ben dengan tenang duduk manis di kereta bayinya sambil mengamati buku.

Ben tertarik pada gambar, teks, siaran radio, apapun yang berkata-kata. Semua yang tertulis. Ben tak ingin bermain. Ia memiliki dunianya sendiri. Dan Ben tidak ingin diganggu.
Saat Ben seharusnya mengikuti club baseball di sekolahnya atau memainkan permainan anak lelaki seperti anak lelaki seusianya, ia memilih sibuk dengan petanya, bukunya, radionya.
Barbara tahu, ada yang salah dengan putranya. Dan ia tak pernah tahu bahwa perjalanannya menemukan jawaban adalah perjalanan panjang yang melelahkan.
Barbara adalah seorang psikolog. "Keistimewaan" Ben membuatnya berlari hingga ke jenjang keilmuan yang lebih tinggi. Semata-mata karena satu hal. Mencari jawaban dari pertanyaan : Ada apa dengan Ben?
Barbara adalah konsultan yang sarannya selalu didengarkan klien-kliennya. Ia sudah menyelesaikan banyak permasalahan orang lain.
Tapi ia hanya seorang ibu biasa dengan putra sulung yang tak biasa.
Novel terjemahan selalu bikin aku terkesan dengan cara penyajiannya, gaya tutur penulisnya, pengolahan konflik dan deskripsi tokoh-tokohnya yang detail.
Makanya aku hampir tidak pernah berpikir dua kali untuk memutuskan apakah harus memilih satu novel terjemahan di rak buku bookstore langganan aku atau tidak.
Dan karena kegemaranku pada pernak-pernik dunia psikologi, buku-buku seperti ini akan selalu tercantum di  urutan pertama daftar belanja buku bulananku.
FINDING BEN bukan sekadar novel. Ini referensi psikologi yang wajib dibaca siapapun. Keteguhan hati, optimisme tinggi, keikhlasan yang menghapus airmata dan kegigihan mencari jawaban yang kau butuhkan, adalah hal-hal yang harus kau ambil di sini.
Temukan sendiri di FINDING BEN.

4/5 stars!

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...