Pages

Thursday, October 31, 2013

Di London, Menjemput Keajaiban Cinta

Pic cr: Self doc
Book Title: LONDON: Angel
Author: Windry Ramadhina
Page: 330 pages
Year Published: 2013
Publisher: Gagas Media 

Gilang harus berangkat ke London. Harus! Jika ia ingin mengetahui besaran kesempatannya untuk mendapatkan Ning. Dulu, saat gadis itu masih di Indonesia, menjadi tetangganya yang selalu bisa ia lihat kapan pun ia mau hanya dengan berteriak memanggil nama Ning dari balkon di kamarnya, ia memiliki banyak kesempatan untuk menyatakan cintanya. Tetapi label persahabatan di antara mereka terlalu sakral untuk dikhianati, sehingga Gilang membiarkannya menutupi kesadarannya yang datang terlambat itu. Bahkan ketika Gilang menyadari pesona Ning sebagai seorang gadis yang memikat hati, ia masih terlalu takut untuk merubah status di antara mereka. Sekarang, setelah gadis itu terpisah ribuan mil jauhnya dari dirinya, rasa ingin memiliki itu menguat tanpa bisa ia kendalikan. Dan akhirnya, segalanya diputuskan di bawah kendali efek Jack Daniel’s. Gilang akan ke London!

Sunday, October 20, 2013

Fiksi Kriminal Made In Indonesia

Book Title: METROPOLIS
Author: Windry Ramadhina
Page: 331 pages
Year Published: 2009 
Publisher: Grasindo
Award: Nominee Khatulistiwa Literary Award 2009 for Best Prosa

Sindikat 12 tidak pernah menyangka jika eksistensi mereka terancam karena sisa dendam yang luput untuk mereka bersihkan. Sisa dendam itu berwujud seorang lelaki berciri khas Mongoloid. Tinggi, berkulit pucat, bermata kecil, berparas menawan—yang membuatnya lebih layak tampil sebagai model, bukannya pembunuh berdarah dingin—namun, terlalu lemah untuk bergerak sendirian. Johan Al. Keturunan—yang diduga adalah yang terakhir—dari Frans Al yang terbunuh secara mengerikan di rumahnya, yang menghanguskan seluruh keluarganya, kecuali Johan Al.

Monday, October 07, 2013

Cerita Belanja #1: Buying Monday #1

So, this is my first Buying Monday post. Selama ini gue ke mana aja, sampe ngelewatin book haul seru ini? *banting laptop*
Uhm ... September ya ...? September ini aku hanya belanja beberapa buku, sih. Ada beberapa pinjeman juga--padahal buku-buku belanjaan belum kelar dibaca, lalu ada juga buntelan dari penerbit, surprise gift dari penerbit, dan hadiah kuis di situs jejaring. Mari, dilihat-lihat .... ^_^

Monday, September 30, 2013

Buku, Di Suatu Masa

Title: Fahrenheit 451
Page: 232
Author: Ray Bradbury
Translator: Celcilia Ros
Editor: Alodia Yovita
Year Published: 2013
Pusblisher: Elex Media Komputindo

Pertemuan Guy Montag dengan seorang gadis berusia tujuh belas tahun--yang menurutnya aneh, Clarisse McClellan, membuat sang Pemadam Kebakaran itu mulai mempertanyakan kebahagiaannya sendiri. Apakah ia bahagia? Seharusnya, ya. Sepanjang yang ia ingat, menyalakan api dan menghanguskan buku-buku adalah hal yang menyenangkan baginya. Memadamkan api yang membakar manusia dengan ide-ide dan gagasan berbahaya adalah misi yang mulia. Tapi ia merasa iri dengan Clarisse yang rumahnya selalu dipenuhi riuh canda tawa anggota keluarganya. Bukan keluarga kesayangan Milderd, isterinya, orang-orang di dalam kotak yang berbicara padanya mengenai apa saja.

Saturday, September 28, 2013

Jika Putih dan Hitam Tak Lagi Beda

Cr: Self documentation
Book title: ANDANTE (Part 1: The Fallen Wings)
Page: vii+286 pages
Author: Ida R. Yulia
Editor: Anna E.D & Anin Patrajuangga
Year Published: 2013
Publisher: Grasindo

Kyuhyun yang baru belajar mengepakkan sayap tiba-tiba mendapati sayap putihnya berubah hitam. Padahal ia adalah seorang White Ave, pemakan makanan manusia normal. Jjambbong, ayam, sup, es krim. Tapi setelah menjadi Black Ave, ia harus memakan jantung manusia untuk bertahan hidup. Pada saat yang sama, ia harus meninggalkan kakak-kakak asuh yang teramat ia sayangi.

Thursday, September 26, 2013

Ngobrol Buku IFC #1 (MEMENTO, 22 September 2013)


Saya menerima Memento 6 September 2013. Paket Memento harus saya susul ke kantor cabang JNE Kendari karena Mbak yang lagi jaga asrama menolak paket ini tanpa saya :). Hanya membutuhkan dua hari untuk mendistribusikan keenam Memento pada penerimanya. Namun, sangat tidak mudah menemukan Minggu sore yang lowong untuk menyatukan enam cewek supersibuk ini. Mala, Nurul, dan Intan, yang sibuk sama kegiatan akademik dan ekskul kampusnya, Awi yang sibuk dengan aktivitas kantor dan kekarantinaan pelabuhan, Leea yang sibuk dengan aktvitas misteriusnya (nggak pernah dipublikasi soalnya), dan Amaya yang baru menyelesaikan penelitian tugas akhir. Sebenarnya, ada satu member lagi. Nafilah. Sayangnya, karena kelelahan, Nafilah ketiduran dan tidak sempat hadir. Nafilah hanya menjanjikan review Memento yang kemudian diberikan pada saya untuk saya selipkan dalam liputan ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...